Ustadz Arbiata, Lc. Kupas Tafsir QS As-Sajdah Ayat 6

SHARE

Pangkalan Bun – Jumat, 12 September 2025, Masjid Mujahidin kembali menyelenggarakan kajian rutin ba’da Subuh. Menghadirkan Ustadz Arbiata, Lc. Sebagai narasumber dengan pembahasan tafsir Surah As-Sajdah ayat 6, yang menyingkap kebesaran Allah dalam menciptakan alam semesta dan menegaskan tujuan hidup manusia.

Allah berfirman:

 “Yang demikian itu ialah Tuhan Yang mengetahui segala yang ghaib dan yang nyata, Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.” (QS As-Sajdah: 6)

Ustadz Arbiata menjelaskan bahwa ayat ini menegaskan kesempurnaan sifat Allah: Dia Maha Mengetahui segala yang tersembunyi maupun yang tampak, tidak ada yang luput dari ilmu-Nya. Dialah yang Maha Perkasa (al-‘Aziz), tak terkalahkan oleh siapa pun, namun juga Maha Penyayang (ar-Rahiim), penuh kasih kepada hamba-hamba-Nya.

Dari penjelasan ayat ini, Ustadz Arbiata menekankan bahwa langit, bumi, dan seluruh ciptaan Allah tampak indah dan sempurna. Manusia sulit menemukan kekurangan di dalamnya, sebab semua itu diciptakan dengan hikmah. Alam semesta menjadi fasilitas bagi manusia untuk semakin dekat kepada Allah SWT, bukan sekadar untuk dipandang atau dimanfaatkan secara duniawi.

Beliau juga mengingatkan bahwa orang yang mendekatkan diri kepada Allah dengan ibadah akan merasakan kebahagiaan sejati dan ketenangan jiwa. Ketenangan ini menjadi modal berharga untuk kembali kepada Allah dengan hati yang tenang.

Dalam kajian ini, Ustadz Arbiata juga membahas hakikat asal-usul manusia. Ia menegaskan bahwa asal manusia dari tanah (min thiin), walaupun ada unsur air dan sari-sari makanan, namun yang dominan tetaplah sari pati tanah. Hal ini menjadi pengingat agar manusia tidak sombong, karena hakikatnya ia berasal dari sesuatu yang sederhana.

Allah tidak hanya menciptakan manusia untuk hidup tanpa arah, tetapi memberikan amanah besar: menjadi khalifah di bumi. Sebagai khalifah, manusia harus mengelola bumi dengan adil, menjaga kelestariannya, dan menebarkan kebaikan sesuai dengan tuntunan wahyu.

Menutup kajian, Ustadz Arbiata mengingatkan jamaah bahwa tidak ada satu pun ciptaan Allah yang sia-sia. Semua ciptaan memiliki manfaat, baik yang terlihat jelas maupun yang belum dapat dipahami oleh manusia. Hal ini menjadi tanda kebesaran Allah dan dorongan bagi hamba-Nya untuk selalu bersyukur.

"Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.”(QS Ali Imran: 191

Kajian ba’da Subuh ini menjadi pengingat bahwa seluruh ciptaan Allah adalah sarana untuk mendekatkan diri kepada-Nya, bukan sekadar untuk dinikmati secara lahiriah. Manusia sebagai khalifah di bumi hendaknya senantiasa bersyukur, beribadah, dan menjaga amanah yang telah diberikan. Dengan begitu, ia akan meraih ketenangan, kebahagiaan, dan siap kembali kepada Allah SWT dengan ridha dan diridhai.

 

Isi kajian ditulis kembali oleh Muslimah sekretaris PWA Kalteng.