Pelantikan LPDD Kota Palangka Raya & Lokakarya Perempuan Dayak

SHARE

Palangka Raya, 27 November 2027 — Dra. Hj. Kristenamela, M.Pd resmi mengikuti pelantikan sebagai Penasihat Lembaga Perempuan Dayak Daerah (LPDD) Kota Palangka Raya dalam sebuah rangkaian acara yang berlangsung di Museum Balanga, Kamis (27/11). Sebelumnya, beliau diamanahi sebagai Ketua LPD Kecamatan Jekan Raya dan kini dipercaya mengemban peran baru sebagai penasihat di tingkat kota.

Pelantikan ini menjadi bagian dari proses penyegaran struktur organisasi LPDD Kota Palangka Raya. Pergantian dan perubahan pengurus  sebagai hal yang wajar serta menjadi bagian dari dinamika sebuah organisasi dalam upaya memperkuat tata kelola dan meningkatkan kualitas program. Penyegaran kepengurusan juga tentu diharapkan memberi ruang munculnya gagasan baru yang lebih adaptif terhadap kebutuhan perempuan Dayak di era kekinian.

Selain pelantikan pengurus baru, kegiatan juga dirangkai dengan Lokakarya Perempuan Dayak yang mengusung tema “Peran Perempuan Dayak dalam Melestarikan Bahasa Daerah dan Penggerak Ekonomi Kreatif Keluarga.” Lokakarya ini menghadirkan materi-materi yang menyoroti pentingnya peran perempuan Dayak sebagai penjaga dan pelestari bahasa ibu, membangun rasa bangga terhadap bahasa Dayak, serta menguatkan gerakan cinta bahasa daerah dalam lingkungan keluarga.
Pembahasan turut menyinggung bagaimana perempuan dapat menjadi motor penggerak ekonomi kreatif keluarga melalui produk-produk berbasis budaya, kearifan lokal, dan potensi daerah.

Setelah pemaparan materi oleh narasumber, lokakarya berlanjut dengan sesi tanya jawab yang berlangsung hangat dan interaktif. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi, terutama dalam membahas strategi pelestarian bahasa Dayak di tengah arus modernisasi dan perubahan sosial.

Hj. Kristenamela, yang juga merupakan anggota pengurus Lembaga Budaya, Seni dan Olahraga PWA Kalimantan Tengah, mengungkapkan rasa syukur dapat kembali terlibat dalam kegiatan yang sarat dengan nilai-nilai lokal dan penguatan identitas perempuan Dayak.

“Saya merasa sangat bersyukur bisa turut serta dalam kegiatan ini. Pelestarian bahasa Dayak dan penguatan ekonomi kreatif keluarga adalah tanggung jawab yang tidak hanya melekat pada organisasi, tetapi juga pada setiap perempuan Dayak. Kita memiliki peran penting sebagai penjaga kearifan lokal, dan melalui wadah-wadah seperti ini, kita dapat bergerak bersama memperkuat identitas budaya kita,” ujar Hj. Kristenamela.

Kegiatan pelantikan dan lokakarya ini diharapkan semakin memperkokoh peran LPDD Kota Palangka Raya dalam memberdayakan perempuan Dayak serta menjaga kelestarian budaya di tengah perkembangan zaman.(ms)